Feeds:
Tulisan
Komentar

/// Tandatangi Surat Pernyataan

GUNA menjaga kebersihan dalam penerimaan CPNS jalur umum tahun 2009 ini, Bupati Musi Rawas menegaskan kepada seluruh CPNS yang dinyatakan lulus bila nanti terbukti melakukan kecurangan ”Nyogok” maka akan langsung di pecat dan di proses secara hukum.”Setelah dinyatakan lulus, seluruh CPNS akan menandatangani surat pernyataan siap untuk tidak diangkat, siap tidak menuntut dan siap mendapatkan sanksi jika terbukti menggunakan jasa-jasa calo atau uang,”Ujar Bupati

Dengan ditanganinya surat pernyataan tersebut, maka CPNS yang dinyatakan lulus akan menandatangani 2 surat pernyataan yakni surat pernyataan bebas narkoba dan KKN serta surat bebas nyogok.”Penerimaan CPNS tahun 2009 ini saya pastikan bersih dari tindak pungutan liar dan sogok menyogok, di daerah ini tidak ada istilah patokan harga jika ingin lulus. Namun yang diutamakan oleh Pemkab Mura orang yang memiliki kualitas yang akhirnya dapat ikut serta membangun daerah ini,”paparnya Lanjut Baca »

/// Dalam Penerimaan CPNSD

BUPATI Musi Rawas H Ridwan Mukti menegaskan bagi pejabat di lingkungan Kabupaten Musi Rawas, bila kedapatan bermain curang atau memfasilitasi kelulusan CPNS maka jabatannya akan di copot. Tidak hanya itu, pejabat tersebut juga akan diserahkan ke penegak hukum agar di proses secara hukum.

Hal ini ditegaskan Bupati Mura menyusul banyaknya isu yang beredar di masyrakat mengenai penerimaan CPNS di patok dengan harga yang cukup besar.”Saya juga suidah mendengar lumor yang berkembang di masyrakat, bahwa harga CPNS untuk serjana mencapai Rp 150 juta, Rp 100 juta dan sebagainya. Namun di Kabupaten Mura saya kembali tegaskan tidak akan ada penerimaan dengan jalur KKN tersebut,”Papar Bupati. Lanjut Baca »

Bupati Musi Rawas H Ridwan Mukti

Bupati Musi Rawas H Ridwan Mukti

// Bupati Minta PLN Dibubarkan

BUPATI Musi Rawas H Ridwan Mukti menegaskan bahwa krisis energy yang menerpa bangsa ini akibat dari kurang terbukannya dan telah terjadinya monopoli yang di lakukan PLN.”PLN Pusat yang menjadi biang kerok krisis energy yang terjadi saat ini. Persoalaan listrik ini tidak hanya di daerah ini namun sudah menjadi persoaaln nasional, namun PLN sepertinya menutup mata atas persoalan ini ”Ujar Bupati Musi Rawas kepada Radar Pat Petulai seusai menghadiri acara di Tugumulyo, Rabu.

Dikatakan Bupati, kriris energy ini seharusnya tidak terjadi, karena bangsa ini merupakan daerah yang memiliki potensi energy yang sangat besar, seperti kabupaten Mura yang merupakan daerah yang memiliki sumber energy yang sangat besar.”Contohnya di BTS Ulu, untuk membangun PLTG, sumber energynya sudah ada, pembangkitnya sudah siap, dananya sudah ada, jaringan pemda yang bangun, namun PLN nya saja yang tidak mau mengeluarkan izinnya,”Papar Bupati

Persoalaan ini, menurut Bupati karena lambanya birokrasi PLN dalam meyikapi persoalaan kelistrikan di negara ini.”PLN nya saja yang susah, saya tidak tahu apa maunya PLN ini,”tegasnya sembari mengatakan jika dirinya memiliki wewenang PLN ini di bubarkan dan diserahkan kepada pihak swasta sehingga dapat dikelola dengan baik dan masyrakat tidak dirugikan. Lanjut Baca »

H Ridwan Mukti

H Ridwan Mukti

/// Sebagai Ketum Partai Golkar

KADER Partai Golongan Karya (Golkar) yang juga Bupati Musi Rawas H Ridwan Mukti, kemarin (27/9) dihadapan ratusan undangan yang terdiri dari pengurus partai golkar, anggota DPRD Mura, Pejabat di lingkungan Kabupaten Mura serta tokoh masyrakat mengkampanyekan Abu Rizal Bakrie sebagai kandidat kuat calon Ketua Umum Partai Golkar pada Munas di Pekanbaru Riau 4-7 Oktober mendatang.

”Dari 6 calon yang saat ini muncul, hanya ada 2 calon yang patut di dukung, yakni Surya Paloh dan Abu Rizal Bakrie. Namun dari 2 kandidat tersebut hanya paling cocok menjadi Ketua Umum Partai Golkar ini,”Ujar Ridwan pada saat sambutan dalam acara silaturahmi di kediaman Anggota DPRD Sumsel, Hj Lili Madari.

Alasan mengapa dirinya menjagokan dan mendukung Aburizal Bakri, Ridwan menjelaskan bahwa sosok Abu Rizal Bakri merupakan sosok pemimpin yang baik hal ini dibuktikan dengan kemepimpinannya dan kepiawaiannya dalam memimpin Kamar Dagang Indoensia (Kadin) selama 2 periode. Selain ini sosok ini juga mampu berkoodinasi dengan bebargai kalangan dan memiliki dukungan yang besar dari tokoh-tokoh Partai Golkar seperti Akbar Tanjung, Agung Laksono dan tokoh golkar lainnya. Lanjut Baca »

Hj Lily Madari didampingi Suaminya H Ridwan Mukti memotong Nasi Tumpeng pada acara silaturahmi setelah dilantiknya dirinya sebagai Anggota DPRD Sumsel 24 September 2009 lalu.

Hj Lily Madari didampingi suaminya H Ridwan Mukti memotong Nasi Tumpeng pada acara silaturahmi dikediamannya setelah dirinya dilantik sebagai Anggota DPRD Sumsel 24 September 2009 lalu.

SETELAH dilantik menjadi Anggota DPRD Propinsi Sumsel masa bakti 2009-2014 pada 24 September 2009 lalu, kemarin (27/9) Hj Lili Madari menggelar silatutrahmi dan selamatan atas pelantikan tersebut di kediamannya. Selamatan ini ditandai oleh pemotongan nasi tumpeng oleh dirinya yang didampingi suaminya H Ridwan Mukti.

Selamatan ini juga menjadi ajang silaturahmi antara pangurus partai golkar Kabupaten Mura dan Kota Lubuklinggau, tokoh masyarakat, agama dan pemoda serta pejabat di lingkungan Kabupaten Musi Rawas.”Didalam tubuh partai golkar, silaturahmi ini sudah menjadi kebiasaan namun sejak beberapa tahun terkahir silaturahmi ini jarang dilaksanakan dan terkesan Partai Golkar ini ekslusif, padahal partai ini adalah milik rakyat indoensia,”ujar H Ridwan Mukti alam smabutannya. Lanjut Baca »

Drs H Ridwan Mukti MHMUSI RAWAS –  Banyak orang yang menilai bahwa politik itu menghalalkan semua cara guna mencapai tujuan, namun menurut H Ridwan Mukti yang juga Bupati Musi Rawas mengatakan politik indah, sakral, bersih dan benar, namun jika orang beranggapan bahwa politik tersebut kotor hal tersebut wajar karena banyak orang yang berpolitik namun intrik atau caranya saja yang sering salah.”politik itu sangat indah dan sakral jika orang tersebut memahami makna dan filosofi dari kata politik tersebut, namun saat ini banyak yang salah menggunakannya sehingga imagenya menjadi jelek,”jelas Ridwan Mukti.

Terkait dengan menurunnya kepercayaan masyrakat terhadap keberadaan partai politik yang notebone nya adalah motor yang menggerakan bangsa ini, menurut Ridwan Mukti hal tersebut wajar karena banyak Parpol yang digunakan oleh segelintir orang guna mencapai kepentingan, padahal parpol adalah milik bersama yang tujuannya untuk kepentingan bersama.”saya mengajak seluruh elemet masyarakat guna menumbuhkembangkan partai politik sebagai alat untuk memajukan bangsa dan mensejahterakan masyrakat,”tegas Ridwan Lanjut Baca »

Sekertaris DPRD Musi Rawas Drs HM Isa Sigit MM melalui Kabag Umum Setwan Mura Chaidir Mustopa SH M Si didampingi Kasubbag Perlengkapan Drs Hermansyah mengatakan sebelum pelantikan mobil dinas yang dipakai oleh Anggota DPRD Mura harus dikembalikan pasalnya mobil tersebut akan diperbaiki sebelum diserahkan kepada Anggota Dewan yang baru (28 September 2009). Lanjut Baca »

MUSI RAWAS RPP – Sedikitnya 30 calon legislatif terpilih (Calih) pada pemilihan umum  legislatig april lalu saat ini sudah mengukur baju dinas di Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Musi Rawas.”hingga saat ini baru sekitar 30 caleg terpilih yang mengukur baju di sekretariat ini,”ujar Sekertaris DPRD Mura Drs HM Isa Sigit MM melalui Kabag Umum Setwan Mura Chaidir Mustopa SH M Si lepada koran ini kemarin. Lanjut Baca »

MUSI RAWAS RPP –  Sebanyak 600 guru ngaji di Kabupaten Musi Rawas pada awal September mendatang akan tersenyum lebar, pasalnya Pemerintah Kabupaten Musi Rawas akan membayarkan insentif bagi setiap guru ngaji yang telah mendampingi santinya hingga khatam Al Quran.

”saat ini SK kelulusan guru dan santri khatam Al Quran sudah ditandatangani oleh Bupati Musi Rawas sehingga awal September mendatang kemungkinan insentif guru ngaji ini sudah dapat dibayarkan,”ujar Kabag Kesra H Syahidin SE SIP M Si didampingi pengelola kegiatan khatam Al Quran Kabupaten Mura Faisal S Ag M Pd kepada Koran ini. Lanjut Baca »

Kabag Ekonomi Setda Mura H Kgs Efendi Ferry SSTP M Si.MUSI RAWAS RPP –  Program Pemerintah Pusat mengenai konversi minyak tanah ke LPG di Kabupaten Musi Rawas saat ini berhenti sementara (stagnan.red). hal ini dikarenakan terjadinya kekosongan kompos dan tabung gas LPG.”berdasarkan laporan dari pihak konsultan saat ini distribusi kompor dan tabung LPG sedang dihentikan karena kehabisan pasokan kompor dari pertamina,”ujar Kabag Ekonomi Setda Mura Kgs H Effendy Ferry SSTP M Si kepada koran ini kemarin.

Dikatakan Effendy, dengan kekosongan kompor gas ini maka distribusi yang dilakukan oleh PT Info Cahaya Hero (ICH) ini menjadi tergendala karena barang yang mau distribusi tidak ada.”berdasarkan laporan dari pihak konsultan hingga saat ini distribusi dan pencacahan ini telah mencapai 60 persen yang tersebar di 17 kecamatan se Kabupaten Mura,”papar Kabag Ekonomi Setda Mura ini sembari mengatakan angka resmi dari distribusi tersebut belum diserahkan oleh pihak konsultan. Lanjut Baca »

/// Aliri 20 ribu hektar Sawah

MUSI RAWAS RPP – Setelah Pembangunan Bendungan selangit dan saluran irigasi air lakitan saat ini mulai memasuki finis, maka kemungkinan pembangunan bendungan raksasa kembali akan dilakukan di Kabupaten Musi Rawas yakni dengan obyek suangi rawas.”setelah pembangunan bendungan selangit, Pemkab Mura saat ini telah melirik dan mengkaji pembuatan bendungan di suangi rawas,”ujar Bupati Mura H Ridwan Mukti saat memberikan sambutan pada pelantikan kades di kelurahan Muara Kelingi, Senin(24/8/2009). Lanjut Baca »

Warga Swiss, Toni bersama Masyarakat dan Kepala Desa Pedang dan Camat Muara Beliti saat mengunjungi jembatan yang putus di Desa Tersebut

Warga Swiss, Toni bersama Masyarakat dan Kepala Desa Pedang dan Camat Muara Beliti saat mengunjungi jembatan yang putus di Desa Tersebut

MUSI RAWAS RPP – Kedatangan Warga Swiss, Toni Ruttimann (41) disambut hangat oleh masyarakat Desa Pedang Kecamatan Muara Beliti, pasalnya warga negara ini asing ini berencana akan membuat jembatan penghubung antara desa pedang ke durian remuk.

Toni datang ke desa tersebut diterima langsung oleh kepala desa setempat dan unsur Muspika Kecamatan Muara Beliti.”kami meyambut baik kedatangan toni karena jembatan yang putus mei tahun lalu ingin dibangun oleh toni,”ujar kepala desa setempat Mirhoni. Lanjut Baca »

MUSI RAWAS RPP – Setelah pulang dari Jakarta 3 bulan lalu dan mendapatkan perawatan di RS Rupit dan RS dr Sobirin, akhirnya penderita AIDS, Cek Mad (30) warga Kelurahan Surulangun, Kecamatan Rawas Ulu, Kabupaten Musi Rawas yang mendapatkan perawatan medias di RS dr Sobirin selama sepekan belakangan, Minggu malam (9/8) akhirnya meninggal dunia. Lanjut Baca »

LAPORAN KETERANGAN PERTANGGUNGJAWABAN

BUPATI MUSI RAWAS TAHUN ANGGARAN 2008 DAN RAPERDA KABUPATEN MUSI RAWAS  TENTANG  PERTANGGUNGJAWABAN  PELAKSANAAN APBD KABUPATEN MUSI RAWAS

TAHUN ANGGARAN 2008

Bismillaahirrahmaanirrahiim.

Assalamu’alaikum Wr. Wb.

Salam sejahtera bagi kita semua,

Yth.      Saudara Ketua DPRD Kabupaten Musi Rawas, Wakil-wakil Ketua, Ketua-ketua Fraksi, Ketua-ketua Komisi dan Anggota DPRD Kab. Musi Rawas.

Yth. Wakil Bupati Musi Rawas

Yth. Unsur Muspida Kabupaten Musi Rawas

Yth. Saudara  Ketua  Pengadilan  Negeri  Lubuklinggau, Ketua  Pengadilan

Agama Lubuklinggau dan Kepala Kantor Departemen Agama Kabupaten Musi Rawas

Yth. Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Musi Rawas

Yth. Saudara Kepala Kantor Lembaga Pemasyarakatan Lubuklinggau dan Kepala LP Narkotika Sumatera Selatan

Yth. Saudara Sekretaris Daerah, Sekretaris DPRD, Staf Ahli Bupati, Staf Ahli DPRD, Asisten Sekda, Inspektur, Kepala Badan, Dinas, Kantor, Bagian, Direktur Rumah Sakit dr Sobirin, Kepala Rumah Sakit Rupit   dan Kepala Unit kerja di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Musi Rawas

Saudara-saudara Pimpinan bumn/bumd di lingkungan Kabupaten Musi Rawas, Pimpinan organisasi sosial-politik, organisasi kemasyarakatan, lembaga swadaya masyarakat dan Insan pers  yang saya hormati. Lanjut Baca »

/// Tunggakan Raskin Capai Rp 700 Juta

MUSI RAWAS RPP – Selama kurun waktu tahun 2009 ini, ada 2 desa di Kabupaten Musi rawas yang sama sekali tidak menerima bantuan beras miskin (raskin). Salah satu desa yang menolak yakni Desa Lubuk Pauh Kecamatan BTS Ulu, alasan menolak raskin lantaran kondisi jalan menuju desa tersebut rusak dan sulit dilewati sehingga biaya angkut Raskin ke desa tersebut menjadi mahal. Sedangkan salah stau desa lainnya yakni Desa SP 5 Bina Karya Kecamatan Karang dapo yang menolak raskin dengan alasan yang tidak jelas. Hal ini diungkapkan oleh Kabag Ekonomi Setda Mura H KGS Effendy Ferry SIP M Si kepada koran ini. Lanjut Baca »

/// Segera Lakukan Eksplorasi

MUSI RAWAS RPP – Potensi Sumber Daya Alam (SDA) Kabupaten Musi Rawas terus menjadi perhatian invertor baik bidang perkebunan, pertambangan dan migas untuk menanamkan modalnya di daerah ini. PT Tropik Energi Pandan (TEP) mulai melirik potensi Minyak dan Gas di Blok Pandan di wilayah 3 Desa yakni Bamasco, Sriwijaya II Kecamatan Sukakarya dan Petunang Kecamatan Muara Beliti. Lanjut Baca »

/// Ditanam Lahan seluas 30 Hektar

MUSI RAWAS RPP – Desa SP 6 Marga Puspita Kecamatan Megang Sakti bakal menjadi salah satu sentra penghasil buah jeruk, pasalnya saat ini 30 hektar lahan di desa tersebut telah berubah menjadi kebun jeruk dan saat ini sebagain telah berbuah dan memasuki musim panen.”tanaman jeruk di desa ini rata-rata berumur 2,7 bulan, dan saat ini sebagian telah berbuah dan mulai masak,”ujar Ketua Kelompok Tani Lestari Jaya desa setempat, Joko Rianto kepada koran ini, Jumad (26/6) dilokasi kebun salah satu anggota Kelompok tani yang melakukan panen perdana buah jeruk. Lanjut Baca »

/// Pengerjaan Proyek tidak libatkan Pemda

MUSI RAWAS RPP – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Propinsi Sumsel menilai Koordinasi antara Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumsel dengan Pemerintah daerah masih jauh dari ideal. Hal ini disebabkan kurangnya komunikasi antara Pemprov dan Pemerintah Kabupaten/Kota. Ironisnya meski sejumlah proyek pemprov tersebut ada di wilayah daerah, namun tidak sedikit Pemda di Sumsel ini yang tidak megetahui proyek tersebut. Lanjut Baca »

Salah Satu Iklan Capres Mega-Prabowo

Salah Satu Iklan Capres Mega-Prabowo

/// SBY-Boediono Unggul di 3 Kecamatan

MUSI RAWAS Radar Pat Petulai– Pasangan calon Presiden dan wakil Presiden nomor urut 1 Hj Megawati Soekarnoputri – H Prabowo  Subianto di Daerah pemilihan Kabupaten Musi Rawas meraih suara yang sangat signifikan. Dari seluruh kecamatan yang ada di Kabupaten Mura, pasangan ini menguasai 18 kecamatan dari 21 kecamatan yang ada. Sedangkan jika dibagi dalam dapil pasangan ini mengasai 4 daerah pemilihan (dapil) dari 5 dapil yang ada. Lanjut Baca »

ketua DPD PDI Perjuangan Sumsel Ir H Eddy Santana Putra MT, Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Musi Rawas Hj Ratnawati Ibnu Amin, Dewan Pertimbangan DPD PDI Perjuangan Propinsi Sumsel H Ridwan Mukti, DPP PDI Perjuangan H Dudhi Makmun Murod MBA, Deperda PDIP Ir H Nazarudin Kemas MM dan petinggi PDI P tekatkan PDI Perjuangan menang dalam pemilu dan memperjuangkan Ketua Umum PDI Perjuangan Hj Megawati Soekarno Putri menjadi Presiden RI pada Pilpres Mendatang

Ketua DPD PDI Perjuangan Sumsel Ir H Eddy Santana Putra MT, Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Musi Rawas Hj Ratnawati Ibnu Amin, Dewan Pertimbangan DPD PDI Perjuangan Propinsi Sumsel H Ridwan Mukti, DPP PDI Perjuangan H Dudhi Makmun Murod MBA, Deperda PDIP Ir H Nazarudin Kemas MM dan Petinggi PDI Perjungkan tekatkan Partai Nomor urut 28 ini menang dalam pemilu dan memperjuangkan Ketua Umum PDI Perjuangan Hj Megawati Soekarno Putri menjadi Presiden RI pada Pilpres Mendatang

logo-pdip-c28MUSI RAWAS SUMSEL

Pemilihan Umum (Pemilu) 2009 tak lebih dua bulan lagi digelar. Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan Propinsi Sumsel terus melakukan konsulidasi ke daerah-daerah “Akar Rumput” di Propinsi Sumsel.”tak kurang dari 50 hari lagi Pemilu akan digelar, saat ini kami terus mematangkan persiapan dalam menyambut pemilu 2009 tersebut,”ujar ketua DPD PDI Perjuangan Ir H Eddy Santana Putra MT kepada Koran ini kemarin di Posko PDIP Kabupaten Mura.

Dikatakan Walikota Palembang ini, Konsulidasi ke setiap DPC di Kabupaten dan Kota se Propinsi Sumsel ini melihat persiapan dan kondisi politik di setiap daerah serta menyiapkan instrument pendukung dalam perjuangan dalam merebut suara dan menjadi pemenang dalam Pemilu 2009 ini.”Pemilu 2009 ini kami yakin akan menjadi pemenang pemilu kembali karena selain partai ini sudah terbukti milik wong cilik juga telah memperjuangkan kebutuhan masyarakat kecil,”jelasnya Lanjut Baca »

”Rapat Akbar dan Orasi Politik di Kabupaten Mura”


Wakil Ketua Umum Partai Bernas, H Gempar Soekarnoputra

Wakil Ketua Umum Partai Bernas, H Gempar Soekarnoputra

LAPANGAN  Sepak Bola di Desa P1 Purwodadi Kamis (26/3) tidak seperti biasanya lebih dari seribu kader dan simpatisan Partai Barisan Nasional (Barnas) memadati lapangan tersebut. Partai Barnas yang memiliki nomor urut 6 ini melaksanakan Rapat Akbar dan Orasi Politik oleh Putra Proklamator Ir H Soekarno yakni Gempar Soekarnoputra dan Ketua DPD Bernas Propinsi Sumatera Selatan yang juga Calon Legislatif (Caleg) DPR RI Dapil Sumsel 1 Ir H Rahidin H Anang.

Dalam orasi politiknya Ketua DPD Partai Barnas Sumsel menegaskan kepada seluruh massa agar tetap berpengang teguh pada hati nurani dan jangan sampai tergoda dengan janji-janji politik partai.”Partai Bernas tidak pernah berjanji namun selalu dekat dengan masyarakat dan memberikan bukti walupun belum duduk di gedung wakil rakyat,”tegas rahidin.

Pada kesempatan tersebut, Rahidin meminta kepada seluruh masyarakat dan massa yang hadir untuk tidak tergoda dengan politik uang karena dapat merusak tananan kehidupan bermasyarakat.”pilihlah wakil rakyat yang diketahui dan turun kemasyarakat atau merakyat karena saat ini banyak caleg yang tidak merakyat yang hanya membagikan selebaran dan stiker-stiker saja, namun caleg partai bernas telah turun dan berbuat untuk masyarakat,”jelasnya Lanjut Baca »

Ketua DPC PDI Perjuangan Musi Rawas Hj Ratnawati Ibnu Amin saat memberikan arahan pada Program Siaga Kesehatan dan Gizi di desa SP 8 Trikarya BTS Ulu

Ketua DPC PDI Perjuangan Musi Rawas Hj Ratnawati Ibnu Amin saat memberikan arahan pada Program Siaga Kesehatan dan Gizi di desa SP 8 Trikarya BTS Ulu

MUSI RAWAS SUMSEL

Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan Kabupaten Musi Rawas terus menunjukkan kepeduliannnya terhadap masyarakat kurang mampu. Salah satu bentuk kepedulian dan perhatian tersebut sangat kentara terlihat ketika digelarnya kegiatan sosial berupa program siaga kesehatan dan gizi disejumlah desa yang sulit dijangkau.

Salah satu bentuk Program siaga kesehatan dan gizi tersebut terdiri dari kegiatan pelayan berobat bagi masyarakat, pelayanan KB, sunatan masal dan distribusi susu bagi bayi dan ibu menyusui. “Kegiatan ini murni bersifat sosial yang memiliki tujuan untuk membantu masyarakat kurang mampu dalam memenuhi pelayanan kesehatan dan gizi. Kedepan, akan terus dilakukan kedesa-desa lainnya,” Ujar Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Musi Rawas Hj Ratnawati Ibnu Amin didampingi saat menyaksikan pelaksanaan program tersebut di Desa SP 8 Trikarya Kecamatan BTS Ulu. Selasa (24/02). Lanjut Baca »

Ketua DPC PDI Perjuangan Mura Hj Ratnawati Ibnu Amin meninjau lokasi jembatan sungai keruh desa SP 8 Trikarya BTS Ulu

Ketua DPC PDI Perjuangan Mura Hj Ratnawati Ibnu Amin meninjau lokasi jembatan sungai keruh desa SP 8 Trikarya BTS Ulu

/// Jembatan Gantung Sungai Keruh Memprihatinkan

MUSI RAWAS SUMSEL

Kondisi jembatan gantung yang membelah Sungai keruh yang menjadi satu-satunya alternative masyarakat desa SP 8 Trikarya Kecamatan BTS Ulu dalam mengakut hasil bumi dari lahan perkebunan ke pemukiman saat ini sangat mengkhawatirkan. Jika tidak segera diperbaiki maka sekitar 300 KK yang memiliki kebun di seberang desa terancam terisolir.

Jembatan gantung yang dibangun hasil swadaya SP 8 dibangun pada tahun 2007 yang lalu saat ini kondisinya sudah sulid dilalui oleh kendaraan bermotor karena kayu penyangga sudah kelihatan miring dan lantai jembatan yang terbut dari bamboo sudah sebagian kropos dan patah.

Kondisi kayu penopang jembatan ini pun saat ini mulai kropos, dilihat dari mata telanjang seluruh bahan pembuat jembatan ini berasal dari kayu dan bamboo, hanya kawat besi yang hanya menahan beban jembatan.”sebelum dibangun jembatan, masyarakat meyebrangi sungai ini dengan menggunakan rakit, namun pada tahun 2007 tersebut rakit penyebrangan terbalik dan menghanyutkan belasan orang dan 4 diantaranya meninggal dunia,”ungkap masyarakat setempat Heru (34) kepada Koran ini. Lanjut Baca »

Anggota KPUD Mura, Divisi Infromasi dan Humas. Ngimadudin S Ag

Anggota KPUD Mura, Divisi Infromasi dan Humas. Ngimadudin S Ag

MUSI RAWAS SUMSEL

Daftar Pemilih Tetap (DPT) Kabupaten Musi Rawas saat ini udah ditetapkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pusat. Namun DPT yang ditetapkan tersebut masih mengacu pada data DPT Pilkada Propinsi Sumsel yang telah dilaksanakan 7 bulan yang lalu. Sehingga dalam rentang waktu tersebut sebagian warga Mura saat ini telah mendapatkan hak pilihnya.

Terkait hal ini KPU Daerah Kabupaten Musi Rawas akan mendatangi KPU Pusat guna berkoordinasi untuk penambahan mata pilih dan penambahan TPS.”rencananya besoh (hari ini.red) kami akan ke KPU Pusat guna meminta penambahan mata pilih dan TPS di daerah pemilihan kabupaten Mura,”jelas anggota KPUD Mura Divisi Teknis penyelenggaraan dan data pemilih Novriansyah S Sos Kepada Koran ini.

Dikatakan Novri, pengajuan penambahan mata pilih di Kabupaten Mura ini secara pasti tidak bisa ia sebutkan, namun rata-rata perkecamatan penambahan berkisar antara 1000 hingga 1500 mata pilih. Sedangkan TPS yang akan diajukan nanti sebanyak 6 TPS.”penambahan mata pilih ini tidak sampai atau paling tinggi 10 persen. Jika penambahan mata pilih ini disetujui maka secara otomatis pengajuan TPS akan disetujui,”jelasnya Lanjut Baca »

Wabup Hj Ratnawati Ibnu Amin saat berbincang dengan salah satu anak yang mengikuti Pelatihan Manasih Haji

Wabup Hj Ratnawati Ibnu Amin saat berbincang dengan salah satu anak yang mengikuti Pelatihan Manasih Haji

MUSI RAWAS SUMSEL

Guna memberikan pengalaman secara dini dan menanamkan konsep serta pencitraan haji kepada anak-anak yang tidak diperoleh dari lingkungan sekitarnya, kemarin sebanyak 820 anak dari 32 lembaga pendidikan di Kabupaten Mura mengikuti pelatihan manasik haji yang dilaksanakan di Lapangan Bola Kaki Desa F Trikoyo.

Ketua Panitia pelatihan manasik haji Pratamawani dalam laporannya mengungkapkan ke 34 lembaga tersebut terdiri dari 18 Taman Kanak-Kanak (TK), 6 dari Radhatul Atfal (RA) dan 10 dari Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD).”kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dini terhadap anak didik tentang ibadah dan menjalankan haji. Selain itu merupakan program kerja bersama Himpaudi, IGRA dan IGTK tahun 2009,”jelas ketua panitia ini.

Dikatakan Pratamawani, sumber dana pelaksaan kegiatan ini diperoleh dari uang pendaftaran yang ditarik Rp 30 ribu perlembaga. Sehingga total dari lembaga yang ikut serta terkumpul sebanyak Rp 1.320.000.”jika dari lihat pendanaan ini maka jauh dari cukup namun Karen tekad, keberanian, dan kekompakan panitia dan para pengelola dan pendidik RA, TK dan PAUD sehingga kegiatan ini dapat terlaksana,”jelasnya Lanjut Baca »

Wabup Hj Ratnawati Ibnu Amin selalu memberi support kepada santri yang mengikuti MTQ tingkat Kecamatan Purwodadi

Wabup Hj Ratnawati Ibnu Amin selalu memberi support kepada santri yang mengikuti MTQ tingkat Kecamatan Purwodadi

/// 10 Peserta Pidacil dan 8 Tim Rebana

MUSI RAWAS SUMSEL

Sebanyak 61 peserta dari 9 desa dan 2 kelurahan se Kecamatan Purwodadi kemarin (23/2) mengikuti Mushabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat Kecamatan Purwodadi yang akan dilaksanakan selama tiga hari.” MTQ Purowdadi ini akan dilaksanakan dari 23 hingga 25 februari 2009 dan dilaksanakan di Masjid Al Falah dan balai Kelurahan O Mangunharjo,”kata Ketua Panitian Pelaksana Khairul kepada Koran ini.

Pembukaan MTQ ini di hadiri dan dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Musi Rawas Hj Ratnawati Ibnu Amin dan dihadiri oleh Staf Ahli Kabupaten Mura Drs.Dahlan DS,MM beserta pejabat Pemkab Mura, Kecamatan, Unsur Muspika serta perangkat desa dan kelurahan.”peserta berjumlah 61 orang yang akan mengikuti cabang tartil dan tilawah, 10 orang mengikuti cabang Pemilihan dai Cilik (Pidacil) dan 8 tim rabana,”jelas Khairul. Lanjut Baca »

Wabup Hj Ratnawati Ibnu Amin turun dari mobilnya sembari menolong salah satu warga mengalami kecelakaan

Wabup Hj Ratnawati Ibnu Amin turun dari mobilnya sembari menolong salah satu warga mengalami kecelakaan

/// Wabup Turun Bantu Korban Kecelakaan

MUSI RAWAS SUMSEL

Korban tabrak lari bertambah, Kemarin (22/2) Ruksusilawati (37) bersama anaknya Ketrin (9) dan adiknya Agustina (34) menjadi korban tabrak lari oleh sopir ugal-ugalan yang melewati jalan propinsi di desa G1 Mataram. Akibat dari kecelakaan ini Ruk mengalami lecet dan memar-memar di sekujur badan sedangkan anaknya juga mengalami lecet dan mengeluarkan darah dari hidungnya. Sedangkan adiknya agus hanta menglami lecet di tangan dan kirinya.

Kejadian yang tidak diduga-duga ini terjadi pada jalan poros G1 Mataram sekira pukul 10.30 WIB. Mobil yang menyerempet warga O mangun Harjo ini memiliki ciri-ciri kepala mobil berwarna hitam dan box putih dibelakangnya. Lanjut Baca »

Halaman Depan Situs buddha-bar.co.id

Halaman Depan Situs buddha-bar.co.id

Saya cukup kaget ketika di salah satu forum (Kaskus) membahas restauran dunia malam yang menjual minuman alkohol dan memabukkan di Jakarta dengan nama Buddha Bar. Selain nama, bar tersebut juga menggunakan simbol-simbol agama Buddha, seperti patung Buddha. Buddha Bar Jakarta diluncurkan pada 28 November 2008 dan pemiliknya adalah anak Capres (mantan Gubernur Jakarta) Jend (Purn)  Sutiyoso yakni Renny Sutiyoso. Buddha Bar ini merupakan perusahaan Franchising orang Barat (Prancis) yang mereka mengartikan “Buddha Bar” sebagai “Enlightenment Bar” atau Bar yang Mencerahkan.

Sejak awal pendirian Buddha Bar (bekas kantor imigrasi), para birokrat kita telah  melanggar KUHP pasal 156 huruf A junto pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP, yaitu secara bersama–sama melakukan penodaan terhadap agama; kemudian pasal 56 ayat ke-1 KUHP, yaitu secara bersama-sama membantu penodaan terhadap suatu agama; dengan ancaman hukuman paling lama 5 tahun penjara. Tentu pihak-pihak terkait adalah Pemda DKI Jakarta, Menkeu, Mendag, Menkumham, pemilik (Renny Sutiyoso) serta pihak terkait lainnya  yang membiarkan nama dan simbol keagamaan umat Buddha di Indonesia digunakan dalam bar tersebut. Lanjut Baca »

Ketua PDI Perjuangan Kabupaten Mura Hj Ratnawati Ibnu Amin saat memberikan arahan pada Program Siaga Kesehatan dan Gizi

Ketua PDI Perjuangan Kabupaten Mura Hj Ratnawati Ibnu Amin saat memberikan arahan pada Program Siaga Kesehatan dan Gizi

/// Jaga Ketahan Kesehatan Masyarakat

MUSI RAWAS SUMSEL

Fungsi Partai bukan hanya sebatas menduduki kader terbaik pada posisi di Legislatif dan Eksekutif agar dapat memperjuangankan hak-hak masyarakat, namun juga mampu mendukung program pemerintah yang saat ini sedang memimpin. Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kabupaten Mura terus melakukan program-program kerakyatan yang tujuannya selain membantu masyarakat sesuai dengan fungsinya juga ikut serta menyukseskan program Pemkab Mura.

Ketua PDI Perjuangan Kabupaten Mura Hj Ratnawati Ibnu Amin mengungkapkan saat ini kader-kader partai benteng moncong putih ini di lapangan secara kontinyu terus membuat program kerakyatan salah satunya ikut serta mempertahankan kesehatan masyarakat dengan melakukan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, balita dan ibu hamil.”setiap Posko PDI Perjuangan, kader-kader partai terus membuat program-program kerakyatan. Tidak hanya saat ini namun jauh sebelumnya telah melakukan kegiatan social,”jelasnya Lanjut Baca »

/// Jaringan sudah terpasang

MUSI RAWAS MUSI RAWAS

Gendala yang dihadapi oleh pemerintah Kabupaten Musi Rawas saat ini menuju Mura Terang 2010 yakni minimnya pasokan aliran listrik ke seluruh pelosok di Kabupaten Mura. Masyarakat desa Megang Sakti IV mengharapkan agar jaringan yang sudah terpasang di desanya segera di alirin listrik.

Desakan ini muncul dari Sekertaris Desa tersebut, Solikun yang mengharapkan agar Pemkab Mura segera mengaliri listrik daerah ini, karena menurutnya jika desa ini sudah dialiri listrik maka tingkat pendidikan dan kualitas anak-anak yang masih duduk dibangku sekolah lebih meningkat.”saat ini anak-anak beljar masih menggunakan lampu teplok. Dipastikn dengan kondisi ini maka kualitas ilmu yang didapatkan kurang,”jelansya Lanjut Baca »

Tulisan Sebelumnya »