Kenaikan Bahan Bakar Minyak saat ini sangat meresahkan dan Pemerintah Kabupaten Musi Rawas saat ini tidak menjamin stok bahan bakar minyak (BBM) di wilayah Mura aman pasca akan dinaikan harga BBM oleh Pemerintah Pusat dalam waktu dekat ini. Demikian kata Sekertaris Daerah Mura, Mukti Sulaiman SH M Hum kepada Radar Pat Petulai , Kamis (15/5) di ruang kerjanya.
Dikatakan Mukti, Untuk urusan BBM ini khususnya penyediaan BBM kepada Masyarakat merupakan urusan Pertamina.“Untuk Urusan BBM ini yang bertanggungjawab untuk penyetokan minyak adalah pihak Pertamina, ditambah saat ini antrian sudah banyak terjadi di SPBU baik dikota lubuklinggau maupun dikabupaten musi rawas. Melihat realitas seperti ini maka pihak Pertamina harus cepat mengantisipasi kondisi dan stok BBM ini,”jelas Mukti.
Mukti melanjutkan Pemkab Mura, dalam waktu dekat ini juga akan melakukan kordinasi atau membentuk tim pemantauan BBM yang terdiri dari gabungan beberapa dinas dan didukung pihak kepolisian dan Pertamina.”untuk melakukan oparasi jadwalnya sedang disusun untuk melakukan rapat kordinasi tersebut. Karena waktunya sudah tepat,”katanya.
Ditanya mengenai masyarakat di tingkat pedesaan kesulitan memperoleh BBM pasca akan dinaikannya harga BBM, dikatakan Mukti, pihaknya belum menerima laporan dari aparat kecamatan dan desa terkait masalah itu. Akan tetapi dia berjanji setelah tim terbentuk dalam waktu dekat ini, tim tersebut akan segera turun ke lapangan mengecek langsung permasalahan itu.
Sekda mengakui bahwa saat ini jumlah SPBU di Mura masih sangat minim dan perlu penambahan. Karena kebanyakan SPBU sekarang berada di pusat kota dibandingkan di daerah pelosok atau kecamatan.”Saya berharap ada insvestor yang ingin menanamkan modalnya di Mura membuka SPBU. Karena dengan semakin bertambahnya SPBU di tingkat pedesaan atau kecamatan sangat membantu masyarakat yang ada disana,”paparnya.
Dilanjutkan Sekda, dengan adanya rencana Pemerintah menaikan harga BBM, dia secara pribadi maupun atas nama Pemkab Mura meminta agar masyarakat tetap tenang dan jangan terpancing isu-isu yang malah bakal menimbulkan masalah yang besar besar.”masyarakat diharapkan tetap tenang dan menjaga kondisi yang kondusif menanggapi masalah ini, karena setiap kebijakan yang dikeluarkan pemerintah pasti juga telah disiapkan solusinya,” demikian kata Mukti Sulaiman.
Sebelumnya, untuk Stok BBM ini Berbeda dengan Pemkot Lubuklinggau, Walikota (wako) Lubuklinggau Ridwan Effendi malah mengatakan bahwa stok BBM untuk di wilayahnya aman dan bisa dikatakan cukup, sehingga masyarakat jangan khawatir.”Saya minta jangan termakan isu karena dari hasil kordinasi saya dengan pihak pertamina, mereka (pertamina.red) menjamin stok BBM aman,”katanya
Dilanjutkan Orang nomor satu di Lubuklinggau ini juga meminta kepada para oknum yang tak bertanggungjawab agar jangan memanfaatkan kondisi ini dengan cara melakukan penimbunan BBM dengan cara-cara tak terpuji.”jika ditemukan penimbunan maka pelakunya harus siap berhadapan dengan hukum yang berlaku dan akan ditindak tegas oleh aparat penehak hukum,”tegasnya.
Ridwan Mengharapkan kepada seluruh masyarakat agar tetap sabar dan yakin bahwa stok BBM di Kota Lubuklinggau saat ini masih dalam kondisi aman.”Kalau ada yang menemukan tindakan penimbunan segera laporkan ke aparat kepolisian setempat atau langsung kepada saya,”demikian kata Walikota Lubuklinggau. (arc)
