
Wabup Hj Ratnawati Ibnu Amin saat berbincang dengan salah satu anak yang mengikuti Pelatihan Manasih Haji
MUSI RAWAS SUMSEL
Guna memberikan pengalaman secara dini dan menanamkan konsep serta pencitraan haji kepada anak-anak yang tidak diperoleh dari lingkungan sekitarnya, kemarin sebanyak 820 anak dari 32 lembaga pendidikan di Kabupaten Mura mengikuti pelatihan manasik haji yang dilaksanakan di Lapangan Bola Kaki Desa F Trikoyo.
Ketua Panitia pelatihan manasik haji Pratamawani dalam laporannya mengungkapkan ke 34 lembaga tersebut terdiri dari 18 Taman Kanak-Kanak (TK), 6 dari Radhatul Atfal (RA) dan 10 dari Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD).”kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dini terhadap anak didik tentang ibadah dan menjalankan haji. Selain itu merupakan program kerja bersama Himpaudi, IGRA dan IGTK tahun 2009,”jelas ketua panitia ini.
Dikatakan Pratamawani, sumber dana pelaksaan kegiatan ini diperoleh dari uang pendaftaran yang ditarik Rp 30 ribu perlembaga. Sehingga total dari lembaga yang ikut serta terkumpul sebanyak Rp 1.320.000.”jika dari lihat pendanaan ini maka jauh dari cukup namun Karen tekad, keberanian, dan kekompakan panitia dan para pengelola dan pendidik RA, TK dan PAUD sehingga kegiatan ini dapat terlaksana,”jelasnya
Pada kesempatan yang sama, Wakil Bupati Musi Rawas Hj Ratnawati Ibnu Amin menyambut baik terlaksananya kegiatan ini karena Pendidikan untuk anak-anak ini baik melalui TK, RA dan PAUD sangat menarik. Selain memiliki stategy penting bagi perkembangan dan pertumbuhan anak sekaligus pengelolaan dan pembelajaran pendidikan anak dari usia dini.
Dikatakan Wabup kegiatan pembelajaran pendidikan anak usia dini perlu memperhatikan sembilan kemampuan belajar anak mulai dari kecerdasan lingustik, logika matematik, naturalis, inter dan infrapersonal hingga kekecerdasan spiritual. Selain itu aspek pengembangan moral dan nilai-nilai agama, fisik, bahasa, kognotif, social emosional dan pengembangan seni.”dari sisi kecerdasan spiritual terutama nilai-nilai agama maka saya menyambut baik pelaksanaan pelatihan manasik haji bagi peserta didik pendidikan anak usia dini,”jelas Wabup
Namun, Kata Wabup mengharapkan agar kegiatan ini tidak hanya dilaksanakan dalam program ini juga, melainkan di programkan secara khusus di setiap lembaga baik mengenai manasik haji maupun ilmu keagamaan lainnya.”Program Mura Darusalam saat ini mulai berjalan dan program ini tidak akan tercapai jika tidak didukung oleh lembaga PAUD dan sejenisnya. Pengetahuan mengenai agam lebih baik diberikan dari sejak dini karena akan menjadi pantuan anak ketika menginjak remaja dan dewasa nanti,”demikian kata wabup sembari mengatakan kan memberikan bantuan dan membuka kegiatan secara resmi.
Dalam pelaksanaan kegiatan ini sebagai pembimbing manasih haji yakni HA Rahman Naning BA dan dari Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umroh (KBIH) diantaranya Drs HM Amin Umar, H Herman Jaya S Ag MM, H Rahmat Win dan H Dagu. Kegiatan ini dilaksanakan satu hari dan merupakan kegiatan tahun kedua setelah tahun 2008 lalu menyekenggarakan kegiatan yang sama.(Candra/Radar Pat Petulai)