
Wabup Hj Ratnawati Ibnu Amin turun dari mobilnya sembari menolong salah satu warga mengalami kecelakaan
/// Wabup Turun Bantu Korban Kecelakaan
MUSI RAWAS SUMSEL
Korban tabrak lari bertambah, Kemarin (22/2) Ruksusilawati (37) bersama anaknya Ketrin (9) dan adiknya Agustina (34) menjadi korban tabrak lari oleh sopir ugal-ugalan yang melewati jalan propinsi di desa G1 Mataram. Akibat dari kecelakaan ini Ruk mengalami lecet dan memar-memar di sekujur badan sedangkan anaknya juga mengalami lecet dan mengeluarkan darah dari hidungnya. Sedangkan adiknya agus hanta menglami lecet di tangan dan kirinya.
Kejadian yang tidak diduga-duga ini terjadi pada jalan poros G1 Mataram sekira pukul 10.30 WIB. Mobil yang menyerempet warga O mangun Harjo ini memiliki ciri-ciri kepala mobil berwarna hitam dan box putih dibelakangnya.

Wabup Mura Hj Ratnawati Ibnu Amin melihat kondisi korban kecelakaan di Puskesmas O Mangunharjo sesuai membuka MTQ tingkat kecamatan Purwodadi
”saya bersam ayuk (ruk.red) mau mengatar anaknya ke sekolah, namun belum sampai ke tujuan, ada mobil box putih dibelakang motor saya melaju dengan kencang, mungki karena menghindari lobang sopir tersebut membanting stir dan akhirnya sampaing mobil menghantam motor kami,”cerita agutina kepada Koran ini di Puskesmas O Mangunharjo kemarin.
Menariknya kecelakaan ini menjadi perhatian serius dari Wakil Bupati Musi Rawas Hj Ratnawati Ibnu Amin, pasalnya tak lama terjadinya kecelakaan rombongan Wabup melewati lokasi kecelakaan yang ingin menghadiri acara pembukaan MTQ tingkat Kecamatan Purwodadi dan ketiga korban masih dilokasi. Mobil Patwal diperintahkan Wabup berhenti guna menolong korban tabrak lari tersebut.”kejar pelaku tabrak lari tersebut dan tolong angkut ibu ini kepuskesmas,”ujar Wabup mengintruksikan Pol PP dan pejabat yang mengikuti rombongan.
Melihat intruksi tersebut, Mobil Pol PP yang berada di deretan terbelakang rombongan langsung berputar arah menuju arah pasar B Srikaton guna mengejar pelaku, namun Karena tidak mengetahui plat mobil dan jedah waktu yang relative lama sehingga tidak dapat ditemukan dan kejadian ini langsung dilaporkan ke Pollantas di daerah tersebut. Sedangkan ketiga korban dengan menggunakan mobil humas diangkat ke Puskesmas O mangunharjo guna mendapatkan perawatan.
Setelah menghadiri acara MTQ, Wabup kembali melihat ketiga korban dan menanyakan kondisi korban. Setelah menjalani perawatan, ketiga korban tabrak lari tersebut di perbolehkan pulang karena luka yang diderita tidak mengharuskan ketiga korban untuk diinapkan.”tidak ada luka yang serius pada tiga korban dan kami persilakan kepada korban untuk pulang dan melakukan rawat jalan,”demikian kata Dokter Puskemas rawat inap kelurahan O Mangunharjo dr Mahendra putra kepada Koran ini.(Candra/Radar Pat Petulai)