
Warga Swiss, Toni bersama Masyarakat dan Kepala Desa Pedang dan Camat Muara Beliti saat mengunjungi jembatan yang putus di Desa Tersebut
MUSI RAWAS RPP – Kedatangan Warga Swiss, Toni Ruttimann (41) disambut hangat oleh masyarakat Desa Pedang Kecamatan Muara Beliti, pasalnya warga negara ini asing ini berencana akan membuat jembatan penghubung antara desa pedang ke durian remuk.
Toni datang ke desa tersebut diterima langsung oleh kepala desa setempat dan unsur Muspika Kecamatan Muara Beliti.”kami meyambut baik kedatangan toni karena jembatan yang putus mei tahun lalu ingin dibangun oleh toni,”ujar kepala desa setempat Mirhoni.
Dikatakan Mirhoni, jembatan tersebut sangat berguna bagi masyrakat setempat selain menghubungi desa tetangga juga sebagai alternatif jalur peyebrangan ke kebun.”dari 650 kepala keluarga di desa ini, 100 kk diantaranya memiliki kebun dengan meyebrangi suangi temam ini,”jelasnya

Toni Ruttimann, saat melihat kondisi jembatan gotong royong Desa Muara Kati Lama Kecamatan Tiang Pumpung Kepungut (TPK) didampingi Camat setempat, Syaidulman SIP
Meyambut rencana warga swiss ini, kata Mirhoni pihaknya akan berembuk dengan seluruh masyrakat untuk membangun jembatan ini. Pasalnya salah satu syarat pembangunan jembatan ini masyrakat harus bergotong royong membangunnya.”syarat pembangunan jembatan ini yakni harus dikerjakan masyrakat secara gotong royong. Dan kami meyerdikan material pembuatan jembatan kecuali batu dan pasir, selebihnya akan disediakan olehnya,”ujar toni melalui penterjemah bahasa.
Dijelaskan Toni, pembangunan jembatan ini direncanakan tidak hanya di desa pedang namun desa lainnya yang sangat membutuhkan jembatan dan bermanfaat bagi masyrakat desa tersebut.”saya meminta kepada bapak chandra agar mengantarkan saya ke beberapa lokasi yang jembatannya sudah hancur padahal jembatan tersebut sangat dibutuhkan masyarakat,”jelasnya
Ditanya oleh masyrakat dari mana dana untuk mebeli material tersebut, Toni menjelaskan melalui penterjemah material tersebut didapatkan dari beberapa perusahaan baik di dalam maupun luar negeri.”kalau plat besi, tali besi dan lempengan besi untuk lantai jembatan didapatkan dari perusahaan baja celegon sedangkan semen akan didapatkan dari PT Holcim,”jelasnya sembari mengatakan pembuatan jembatan ini juga didukung oleh beberapa perusahaan dari luar negeri.

Toni Ruttimann bersama anak-anak di Kecamatan TPK Kabupaten Musi Rawas
Diungkapnya saat ini dirinya sedang membangun jembatan di Nyamar dan dalam tahap penyelesaian, dan khusus di Indoensia baru kali ini dilakukan.”saya mendapatkan infromasi jembatan ambruk dari internet melalui artikel chandra kemudian saya hubungi dia dan mau melihat kondisi jembatan tersebut,”paparnya sembari mengatakan setelah survey lokasi dirinya akan pulang ke jakarta dan 2 atau 3 hari kembali ke desa ini untuk membangun pondasi tingan jembatan.
Ditempat yang sama, Camat Muara Beliti Indra Basyid mengatakan pihaknya mendukung upaya yang dilakukan oleh Toni. Dan dirinya akan menindaklanjuti dengan bermusyawarah dengan masyrakat desa pedang dan mengkoordinasikan dengan SKPD yang terkait.”guna mengangkat alat-alat pembuatan jembatan, nanti kades akan mengumpulkan masyrakat guna melebarkan jalan agar alat-alat jembatan dapat masuk dan kegiatan ini juga akan dilakukan dengan gotong royong sedangkan alat pelebar jalan kita minta bantuan dengan PU Bina Marga,”paparnya.
Setelah mengunungi lokasi pembangunan jembatan yang jauhnya 3 km dari desa, hari ini Toni yang akan didampingi oleh Camat Muara beliti dan Unsur Muspika akan mendamping Toni ke desa Lubuk Besar guna melihat jembatan yang ambruk akibat terjangan banjir beberapa tahun yang lalu.(Candra/Radar Pat Petulai)